Selasa, 20 April 2010

Keutamaan Shalat Fajar dan Bacaannya

Rasulullah lebih menyukai Shalat sunnah dari pada dunia semuanya. Bahkan didalam hadisnya yang lain dinyatakan; shalat fajar dua rokat itu nilainya yang akan Allah berikan kepada orang yang melakukannya ini lebih banyak, lebih baik daripada dunia dan seisinya.

Dunia ini isinya luar biasa. Apa yang ada dipermukaan dunia ini kekayaannya begitu luar biasa. Belum lagi yang terdapat didalam tanah. Ada emasnya, ada tembaganya, ada peraknya, ada intan berharga, yang dilaut juga, yang di udara juga banyak sekali.

Bahkan Allah Maha kaya. Kita di dunia ini terkagum-kagum dengan seseorang konglomerat yang kekayaannya triliyunan. Terkagum-kagum kepada orang yang punya mobil sampai seribu misalnya, punya rumah jutaan dimana-mana, punya hotel dimana-mana, orang punya emas sampai satu ton. Tapi sekaya-kayanya manusia didunia ini bila dibandingkan dengan kekayaan Allah swt tidak adaapa-apanya.

Orang yang melakukan shalat sunnah fajar yang hanya dua rokaat itu, Allah akan berikan balasan lebih banyak, lebih baik dari pada dunia ini dan sekaligus seisinya. Maka Rasulullah saw tidak pernah meninggalkan shalat sunnah fajar ini. Allah akan memberikan balasan yang banyaknya tidak bisa diukur dengan kekayaan Allah yang ada di bumi yang kita lihat ini.

Keutamaan Shalat Fajar dan Bacaannya
Bagikan
10 April 2010 jam 9:10
asulullah lebih menyukai Shalat sunnah dari pada dunia semuanya. Bahkan didalam hadisnya yang lain dinyatakan; shalat fajar dua rokat itu nilainya yang akan Allah berikan kepada orang yang melakukannya ini lebih banyak, lebih baik daripada dunia dan seisinya.

Dunia ini isinya luar biasa. Apa yang ada dipermukaan dunia ini kekayaannya begitu luar biasa. Belum lagi yang terdapat didalam tanah. Ada emasnya, ada tembaganya, ada peraknya, ada intan berharga, yang dilaut juga, yang di udara juga banyak sekali.

Bahkan Allah Maha kaya. Kita di dunia ini terkagum-kagum dengan seseorang konglomerat yang kekayaannya triliyunan. Terkagum-kagum kepada orang yang punya mobil sampai seribu misalnya, punya rumah jutaan dimana-mana, punya hotel dimana-mana, orang punya emas sampai satu ton. Tapi sekaya-kayanya manusia didunia ini bila dibandingkan dengan kekayaan Allah swt tidak adaapa-apanya.

Orang yang melakukan shalat sunnah fajar yang hanya dua rokaat itu, Allah akan berikan balasan lebih banyak, lebih baik dari pada dunia ini dan sekaligus seisinya. Maka Rasulullah saw tidak pernah meninggalkan shalat sunnah fajar ini. Allah akan memberikan balasan yang banyaknya tidak bisa diukur dengan kekayaan Allah yang ada di bumi yang kita lihat ini.


Telah kita ketahui, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam selalu menyempatkan diri melaksanakan shalat dua rakat sebelum shalat subuh berjamaah bersama para sahabat. Dan dalam mengerjakan shalat fajar, Nabi selalu meringankannya. Tentu saja jika shalatnya ringan atau cepat, ayat atau surat yang dibaca pun pasti pendek. Dalam hadist yang di riwayatkan dari Ibnu Umar Radhiyallahu Anha disebutkan,

“Aku mengamati Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam selama sebulan, beliau membaca dalam dua rakaat sebelum fajar : Qul ya ayyuhal kaafirun dan Qul huwallaahu Ahad.” (HR. At-Tirmidzi, dia berkata bahwa ini adalah hadist hasan) (27)

Dalam hadist di atas dijelaskan bahwa Rasulullah membaca surat Al-Kafirun dan Al-Ikhlas dalam shalat fajarnya. Sesuai dengan urutan surat-surat Al-Qur’an dan bunyi hadist, surat Al-Kafirun beliau baca pada rakaat pertama. Sedangkan surat Al-Ikhlas dibaca pada rakaat kedua.



Dua surat ini termasuk dalam jajaran surat-surat yang pendek dan termasuk dalam golongan surat-surat Makkiyyah, yakni surat-surat yang diturunkan di Makkah sebelum beliau hijrah ke Madinnah.

Dalam hadist lain riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu disebutkan,

“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam membaca dalam dua rakaat fajar: Qul Yaa Ayyuhal kaafiraun dan Qul huwallaahu Ahad.” (HR. Muslim) (28)

Ayat Lain yang Dibaca Nabi dalam Shalat Sunnah Fajar

Dalam dua rakaat fajarnya, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak hanya membaca surat Al-Kafirun dan Al-Ikhlas. Namun beliau juga membaca ayat lain, yakni ayat ke 136 dari surat Al-Baqarah dan ayat ke 52 atau 64 dari surat Ali Imran. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma,

“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam membaca pada rakaat pertama dari dua rakaat fajar : Quuluu aamannaa billaahi wamaa uunzila ilayna, satu ayat yang terdapat dalam surat Al-Baqarah. Dan pada rakaat kedua, beliau membaca : Aamannaa billaahi wasyhad bi annaa muslimuun.” Dalam riwayat yang lain, “Dan beliau membaca satu ayat yang terdapat dalai surat Ali Imran pada rakaat kedua: Ta’aalaw ilaa kalimatin sawaa’in baynanaa wa baynakum.” (keduanya diriwayatkan Imam Muslim) (29)

Jadi, dalam shalat sunnah fajar, Nabi hanya membaca Al-Fatihah dan dua ayat pendek dari surat Al-Baqarah dan Ali Imran tersebut. DR. Musthafa Said Al-Khin berkata, “Yang disunnahkan dan yang sebaiknya adalah memadukan hadist-hadist dalam masalah ini. Misalnya, seseorang membaca pada rakaat pertama dalam shalat sunnah fajarnya dengan ayat dari surat Al-Baqarah dan surat Al-Kafirun. Kemudian pada rakaat keduanya, dia membaca ayat dari surat Ali Imran dan surat Al-Ikhlas. Hal yang seperti ini bukan berarti menafikan sisi peringanan dua rakaat tersebut. Karena shalat yang ringan adalah relatif, apabila dibandingkan dengan shalat yang panjang.” (30)

Demikian menurut DR. Musthafa, bahwa dua bacaan tersebut digabungkan menjadi satu dan di baca dalam satu rakaat. Namun menurut kami, yang benar adalah masing-masing dibaca sendiri-sendiri dalam satu rakaat, tanpa perlu digabung. Jika seseorang sudah membaca surat Al-Kafirun dalam rakaat pertamanya, maka hal itu sudah cukup dan tidak perlu ditambah dengan membaca Qulu amanna. Begitu pula pada rakaat kedua, jika sudah membaca Al-Ikhlas, tidak perlu lagi membaca ayat 136 dan 52 dari surat Ali Imran. Dan yang seperti ini sudah mengikuti kebiasaan (baca : sunnah) Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Sebab, tidak mungkin menggabungkan dua kebiasaan dalam satu kali perbuatan. Sama halnya dengan shalat jum’at, dimana Nabi biasa membaca surat Al-A’la dan Al-Ghasyiyah, namun terkadang beliau juga membaca surat Al-Jumu’ah dan Al-Mnafiqun. Apakah anda pernah mendengar seorang imam Jum’at yang membaca surat Al-A’la dan Al-Jumu’ah sekaligus dalam satu rakaat? Jawabnya, tentu tidak! Wallahu a’lam.


Selasa, 13 April 2010

Mouse Termahal Sedunia!


The World Most Expensive Computer Mouse, merupakan nama sebenarnya dari mouse ini. Mouse ini dibuat dari ukiran 59 potongan berlian yang brilian, dengan 3 warna ukiran yang berbeda, yakni putih, kuning atau emas merah 18 karat. Sekilas, mouse ini menjadi mouse yang paling murah sedunia, namun sesungguhnya mouse ini justru dijual dengan harga super mahal yaki $26,730 atau sekitar 268 juta rupiah.(Heni Pratiwi)

sumber:http://www.beritanet.com/Hardware/Hardware/Mouse-Expensive.html

Tips menangkap screenshot (borderless) dari layar VirtualBox

Bagaimana caranya agar setiap kali kita mengambil screenshot dari virtualbox, jendela bordernya tidak ikut diambil seperti ini?

Caranya mudah khususnya bagi Anda yang bekerja di lingkungan KDE. Ksnapshot -anda bisa aktifkan dengan menekan tombol printscreen di keyboard- telah menyediakan fitur ini.

Caranya? Pada bagian Capture mode pilih Section of Window

Dan hasilnya harusnya menjadi seperti ini…

Selamat mencoba dan semoga sukses!
sumber:http://majalah-linux.baliwae.com/2010/01/03/tips-menangkap-screenshot-borderless-dari-layar-virtualbox/

Siapakah pakar tekhnologi informasi itu......?

Onno Widodo Purbo (lahir di Bandung, Jawa Barat, 17 Agustus 1962; umur 47 tahun) adalah seorang tokoh (yang kemudian lebih dikenal sebagai pakar di bidang) teknologi informasi asal Indonesia. Ia memulai pendidikan akademis di ITB pada jurusan Teknik Elektro pada tahun 1981. Enam tahun kemudian ia lulus dengan predikat wisudawan terbaik, kemudian melanjutkan studi ke Kanada dengan beasiswa dari PAUME.

RT/RW-Net adalah salah satu dari sekian banyak gagasan yang dilontarkan[1]. Ia juga aktif menulis dalam bidang teknologi informasi media, seminar, konferensi nasional maupun internasional. Percaya filosofi copyleft[2][3], banyak tulisannya dipublikasi secara gratis di internet.

Onno W. Purbo, pakar teknologi informasi Indonesia yang dikenal sebagai pelopor VoiP Rakyat dan RT/RW Net, baru - baru ini diangkat menjadi Menteri Informatika. Tidak tanggung - tanggung yang mengangkatnya adalah Presiden Republik Mimpi :). Republik Mimpi / Republik BBM adalah republik maya yang dikemas dalam acara News dot Com milik stasiun televisi MetroTV. Republik ini merupakan versi “plesetan / parodi” dari Republik Indonesia.

Dalam acara yang ditayangkan di televisi tersebut (tanggal 8 dan 15 April 2007) Onno W. Purbo hadir sebagai pembicara menjelaskan cara membuat Internet murah dengan menggunakan Wajan Bolic dan Antena Kaleng (Cantenna). Ya, Antena yang seharusnya berharga diatas 500ribu rupiah itu kini dapat Anda buat dengan menggunakan wajan dan kaleng.


Kaleng dari roti atau susu tersebut dilubangi pada bagian sisinya, lalu ditengahnya dipasang USB Wireless LAN sebagai transceiver sekaligus receiver yang selanjutnya disambungkan dengan kabel USB ke komputer client (diperagakan dengan laptop). Antena kaleng tersebut kemudian di arahkan ke antena server. Antena server yang bentuknya seperti kotak panjang yang biasa kita lihat di menara BTS itu kemudian disambungkan dengan kabel ke antena router ADSL portable. Router ini berfungsi untuk menshare saluran internet dari ISP kita ke banyak client. Antena kaleng tersebut dijelaskan dapat menjangkau jarak sampai 1 km, jangkauan yang cukup untuk membuat satu RT/RW warganya saling terhubung dengan internet. Penjelasan yang sangat simpel, dan mudah dipahami oleh orang umum.

antena-kaleng.jpg
Gambar 01. Contoh Antena Kaleng
Diambil dari dhegleng.or.id

Hal menarik pada acara tersebut adalah ucapan dari Pak Menteri (Onno W. Purbo - red) yang dengan optimis yakin apabila bangsa Indonesia dapat dengan sukses menerapkan konsep RT/RW Net maka Indonesia akan dapat mengalahkan Malaysia dan Australia (kurang jelas dalam hal apa, kemungkinan besar dalam hal tingkat penetrasi internet) . Analisa sederhananya berdasarkan fakta jumlah sekolah di Indonesia 200 ribu lebih. Apabila seluruh sekolah tersebut terhubung ke internet maka akan menambahkan 42 juta pemakai internet baru di Indonesia. Luar biasa bukan?

Pada acara di “istana negara” tersebut, Pak Menteri Onno juga membagi artikel detail tentang cara pembuatan dan kalkulasi biayanya yang dapat Anda download disini

Video cara membuat antena kaleng dapat Anda lihat streamingnya disini:
http://voiprakyat.or.id/videoblog/Antena+Kaleng+2.4Ghz/player/id/43/f/watch.html

Tutorial Antena kaleng oleh M. Salahuddien:
http://www.oke.or.id/tutorial/StepByStep.zip

Program kalkulator Cantenna:
http://kioan.users.uth.gr/wireless/cantenna/
sumber:berita.net